Ten Court Hell ala Haw Par Villa, Singapore

Kali ini saya mau bercerita salah satu wisata murah meriah alias gratis ketika mengunjungi kota Singa ini. Disamping wisata gratis, kita juga secara tidak langsung belajar nilai yang ingin disampaikan dari tempat wisata ini. Yak, kunjungan saya kali ini juga karena teman dinas saya ingin melihat-lihat objek wisata yang ada di Haw Par Villa.

Peta menuju Haw Par Villa

Peta menuju Haw Par Villa

Lokasinya pun sangat gampang dicapai, cukup berhenti di stasiun MRT Haw Par Villa yang berada di circle line (line berwarna orange). Menurut om Wikipedia, Haw Par Villa ini dibangun oleh 2 bersaudara pada tahun 1937 dimana bertujuan sebagai tempat untuk mengajarkan nilai tradisional dari etnis Chinese.

Atraksi yang menjadi nilai yang ingin ditonjolkan adalah Ten Court Hell alias 10 Pengadilan Neraka. Dari namanya aja udah bikin ngeri-ngeri gimana gitu ya apalagi melihat atraksinya

jam operasional

jam operasional

Jam operasionalnya buka setiap hari dari pukul 09.00 – 18.00.

Siang hari itu saya dan teman perjalanan saya sudah bersiap-siap dari penginapan untuk berangkat sekitar pukul 15.00, mengingat kami masih ada kerjaan kantor jadi pagi harinya kami kerja dulu walaupun weekend

Tulisan Haw Par Villa

Tulisan Haw Par Villa

Pintu Masuk

Pintu Masuk

Suasana sekitar tidak ramai, padahal weekend, mungkin kebanyakan yang datang kesini turis asing yang ingin wisata gratis macam saya

Attention

Attention!

Ketika membawa anak-anak anda kemari sangat dianjurkan untuk diberi penjelasan terlebih dahulu dikarenakan atraksi yang terlihat kejam untuk dilihat oleh anak-anak yang masih kecil.

Untuk mengelilingi tempat ini memakan waktu 1.5 jam buat saya pribadi karena selain foto-foto saya juga mencoba membaca deskripsi dari setiap atraksi yang menurut saya menarik. Jika emang tujuannya hanya foto-foto dan melihat-lihat, perkiraan saya 1 jam juga cukup.

jalan menuju ten court hell

jalan menuju ten court hell

Dari pintu masuk, disebelah kanan saya ternyata terdapat petunjuk yang mencoba memberitahukan arah menuju Ten Court Hell dan langsung saja saya dan teman saya menuju kesana. Perjalanan menuju kesana terlihat cukup menyeramkan, terlihat dari beberapa patung yang dibuat menyeramkan.

Pintu masuk Ten Court Hell yang dijaga oleh Penjaga Kuda dan Penjaga Lembu

Pintu masuk Ten Court Hell yang dijaga oleh Penjaga Kuda dan Penjaga Lembu

Sesampainya didepan pintu masuk, kita dihadapkan oleh 2 penjaga yang berkepala kuda dan lembu. Menurut penjelasan, Penjaga Lembu dan Penjaga Kuda bertugas menjaga pintu neraka. Mereka digambarkan sebagai eksekutor yang ganas dan galak. Desain dari bentuk mereka didasari dari legenda kepercayaan Cina kuno.

First Court of Hell

Pengadilan neraka pertama

Pengadilan neraka pertama (Klik gambar untuk memperbesar)

Di pengadilan neraka pertama, Raja Qinguang akan menilai masing-masing tahanan berdasarkan perbuatan dalam kehidupan masa lalunya.
Mereka yang berperilaku berbudi luhur dalam kehidupan masa lalu akan diarahkan menuju ‘Golden Bridge’ untuk mencapai surga.
Mereka yang perbuatan baik lebih besar daripada perbuatan jahat akan dikirim ke ‘Silver Bridge’ untuk mencapai surga.
Mereka yang berbuat jahat dalam kehidupan masa lalu akan dikirim untuk bertobat sebelum ‘Cermin Retribusi’ dan kemudian dibawa ke Pengadilan berikutnya Neraka untuk dihukum.

Second Court of Hell

Pengadilan neraka kedua

Pengadilan neraka kedua (Klik gambar untuk memperbesar)

Third Court of Hell

Pengadilan neraka ketiga

Pengadilan neraka ketiga (Klik gambar untuk memperbesar)

Fourth Court of Hell

Pengadilan neraka keempat

Pengadilan neraka keempat (Klik gambar untuk memperbesar)

Fifth Court of Hell

Pengadilan neraka kelima (Klik gambar untuk memperbesar)

Pengadilan neraka kelima (Klik gambar untuk memperbesar)

Sixth Court of Hell

Pengadilan neraka keenam (Klik gambar untuk memperbesar)

Pengadilan neraka keenam (Klik gambar untuk memperbesar)

Eighth Court of Hell

Pengadilan nereka kedelapan (Klik gambar untuk memperbesar)

Pengadilan nereka kedelapan (Klik gambar untuk memperbesar)

Nineth Court of Hell

Pengadilan nereka kesembilan (Klik gambar untuk memperbesar)

Pengadilan nereka kesembilan (Klik gambar untuk memperbesar)

Tenth Court of Hell

Pengadilan nereka kesepuluh (Klik gambar untuk memperbesar)

Pengadilan nereka kesepuluh (Klik gambar untuk memperbesar)

Di Pengadilan Kesepuluh, ada ‘Roda Reinkarnasidan Paviliun Kelupaan(MenPo Pavilion).

Setelah menjalani hukuman mereka, tahanan tiba di Pengadilan Kesepuluh dimana Raja Zhuanlun melakukan penghakiman terakhir. Para tahanan tersebut kemudian dibawa ke Paviliun Kelupaandi mana seorang wanita tua Men Pomemberikan mereka secangkir teh sihir yang akan membuat mereka melupakan kehidupan masa lalu mereka.

Kemudian mereka akan melalui Wheel of Reinkarnasi Samsara. Mereka akan terlahir kembali entah sebagai manusia atau binatang tergantung pada kehidupan masa lalu tahanan. Beberapa dari mereka akan terlahir kembali ke dalam kehidupan kemudahan dan kenyamanan sementara yang lain ke dalam kesedihan dan penderitaan.

Selain atraksi dari 10 Pengadilan Neraka, ada juga cerita kebajikan yang tidak jauh lokasinya dari halaman sekitar.

Setelah puas melihat-lihat, akhirnya kami mengakhiri jalan-jalan kami hari itu karena harus melanjutkan pekerjaan kantor kami

Sekian perjalanan saya dan terima kasih.

Related Posts
Comment ( 1 )
  1. sani_riswani
    May 4, 2017 at 2:42 pm
    Reply

    wahh gambarnya bnar-benar kejam sekali ya, kalau untuk anak-anak kayaknya gak bagus deh atau benar kata kakak, harus di beri penjelasan dulu biar ngerti.. hhe

Leave a reply

:sick:
 
:sick:
:full:
 
:full:
:gongxi:
 
:gongxi:
:siul:
 
:siul:
:happy:
 
:happy:
:sip:
 
:sip:
:terimakasih2:
 
:terimakasih2:
:desperate:
 
:desperate:
:haha:
 
:haha:
:noise:
 
:noise:
:hero:
 
:hero:
:spa:
 
:spa:
:panas:
 
:panas:
:hore:
 
:hore:
:mandi:
 
:mandi:
:aha:
 
:aha:
:bye:
 
:bye:
:scare:
 
:scare:
:shock:
 
:shock:
:evilmirk:
 
:evilmirk:
:terimakasih:
 
:terimakasih:
:keren:
 
:keren:
:angry:
 
:angry:
:relax:
 
:relax:
:victory:
 
:victory:
:shy:
 
:shy:
:yawn:
 
:yawn:
:nosebled:
 
:nosebled:
:noo:
 
:noo:
:sad:
 
:sad:
:semangat:
 
:semangat:
:bingung:
 
:bingung:
:ngamuk:
 
:ngamuk:
:cold:
 
:cold:
:hoho:
 
:hoho:
:goyang:
 
:goyang:
:lonely:
 
:lonely:
:sigh:
 
:sigh:
:study:
 
:study:
:senang:
 
:senang:
:sweating:
 
:sweating:
:crying:
 
:crying:
:dead:
 
:dead:
:matabelo:
 
:matabelo:
:confused:
 
:confused:
:hi:
 
:hi:
:busy:
 
:busy:
:silence:
 
:silence: